Waktu kita lahir,
kita datang sendiri.
Tidak ada yang menemani.
Kita datang dengan karma
dan dosa kita sendiri.
Ketika napas terakhir tiba,
kita pergi sendiri,
membawa karma dan dosa.
Tiada yang menemani…
Suka atau tidak, kita harus menerima segala
duka derita hidup ini.
Sebab kita yang melakukan karma, dan kitalah
yang menerima buah akibatnya…
Kita bertanggung jawab atas apa yang telah
kita lakukan.
Pada hakikatnya,
kita selalu sendirian. Tidak ada siapa-siapa
yang dapat mendampingi kita.
Sebab tidak ada ibu dan bapak yang selamanya…
Tidak ada suami-istri dan putra-putri yang
abadi di dunia…
Inilah hakikat kehidupan.
Meskipun banyak harta yang Anda miliki,
meskipun tinggi jabatan Anda, dan
meskipun erat hubungan anak istri
dengan Anda,
Pada akhirnya semuanya harus dilepaskan.
Tinggal Anda sendiri…
Sendiri menjalani kelahiran dan kematian.
Sendiri berkelana dan menderita dalam
samsara…
Dari kalpa yang tak terhitung lamanya di masa lalu hingga
kalpa yang tak terhitung di masa depan,
Anda selalu sendirian…
Inilah sebabnya mengapa Anda membutuhkan
kasih dan kebenaran Tuhan yang abadi.
No comments:
Post a Comment