Tuhan,
mungkin aku
terlalu angkuh mengira diri begitu suci tanpa dosa,
hingga tak
pernah mau bertobat dan memohon ampun.
Bahkan aku
terlalu munafik untuk sekadar mengaku salah,
dan terus
berlindung di balik punggung kepalsuan.
Merasa diri
begitu berkebajikan,
padahal tak
satu pun kebaikan kumiliki.
Akhirnya aku
sadar, ya Tuhan!
Aku hanyalah si
munafik yang sok mulia dan berkebajikan,
padahal aku tak
pernah melakukan apa-apa...
Selama ini kita boleh menganggap hidup kita datar-datar saja. Rasanya tak pernah sekalipun melakukan kesalahan besar atau dosa yang tak terampunkan. Paling-paling berseteru dengan orang lain, bergosip ria membicarakan keburukan orang, sakit hati lalu bermusuhan dengan orang, dan sebagainya. Sepertinya bukan sebuah dosa besar yang patut diperhitungkan. Toh setiap orang kelihatannya juga begitu, dan bukankah jadi impas ketika kita juga melakukan hal serupa kepada orang lain? Mungkin seperti itulah pikiran-pikiran bodoh kita selama ini yang terus mengira diri begitu suci dan tanpa dosa. Padahal tanpa disadari, ternyata kita sudah menjadi si munafik yang tak pernah sadar telah berbuat kesalahan, meski sekecil apa pun kadar kesalahan itu.