Halo, Keluarga Maitreya yang berbahagia!
Tahun 2026 telah tiba, dan menurut penanggalan Lunar, kita sedang memasuki tahun Kuda Api. Dalam astrologi Tiongkok, Kuda Api dikenal sebagai tahun yang penuh energi, pergerakan cepat, namun juga memiliki hawa yang cukup "panas." Jika tidak dikelola dengan bijak, dinamika tahun ini bisa membuat kita merasa lelah secara mental atau mudah terpancing emosi.
Lantas, bagaimana kita menyeimbangkan langkah kita di tahun yang penuh gejolak ini? Jawabannya ada pada semangat yang kita rayakan setiap Imlek: Kasih Maitreya.
1. Meredam "Panas" dengan Kasih Semesta (Metta) 💧
Kuda Api membawa elemen api yang membara. Dalam kehidupan sehari-hari, ini bisa bermanifestasi sebagai ambisi yang meledak-ledak atau konflik yang mudah tersulut.
Pesan Maitreya: Beliau mengajarkan kasih yang murni. Saat dunia di sekitar kita mulai terasa "panas," gunakanlah senyum Maitreya sebagai pendingin jiwa. Ingatlah bahwa setiap orang adalah bagian dari keluarga kita. Kasih adalah air yang mampu memadamkan api amarah.
2. Menyeimbangkan Kecepatan dengan Kesabaran 🐎
Kuda melambangkan kecepatan dan kebebasan. Tahun 2026 mungkin menuntut kita untuk bergerak cepat dalam karier maupun kehidupan pribadi. Namun, kecepatan tanpa kendali bisa menyebabkan kecelakaan.
Pesan Maitreya: Beliau sering divisualisasikan duduk dengan tenang dan stabil. Ini mengajarkan kita untuk tetap Eling (sadar) di tengah hiruk-pikuk. Jangan biarkan "kecepatan" tahun Kuda membuat kita kehilangan momen berharga untuk bersyukur.
3. Mempererat Dunia Satu Keluarga di Tengah Dinamika 🌏
Tahun yang energik seperti Kuda Api sering kali membuat orang menjadi lebih individualis karena terlalu fokus pada target pribadi.
Pesan Maitreya: Mari jadikan momentum Imlek dan semangat lahirnya Buddha Maitreya untuk mempererat silaturahmi. Semangat "Dunia Satu Keluarga" adalah jangkar kita. Di tahun yang bergerak cepat ini, mari saling merangkul, bukan saling mendahului dengan cara menjatuhkan.
"Di tahun Kuda Api yang penuh semangat, biarlah hati kita tetap menjadi taman yang teduh bagi sesama. Bukan seberapa cepat kita berlari, tapi seberapa banyak kasih yang kita tebar sepanjang perjalanan." 😊
📸 Source: Instagram @fortune.story
No comments:
Post a Comment